Dua bulan lalu saya resmi menjadi sarjana, hmm, disebut sarjana muda lebih tepatnya, karena terhitung hingga saat ini saya berumur cukup muda untuk merengkuh gelar sarjana komputer. :) Tidak masalah bila saya narsis atau membanggakan diri sendiri, toh ini blog pribadi dan saya tidak sebegitu bengisnya untuk target goal visitors blog saya. Hahaha. Kenapa malah saya jelaskan.. Anyway.. Menjadi seorang sarjana muda mempunyai dilematis yang lebih menekan daripada sarjana-tidak-muda. Kecuali sarjana tua sih, maaf jika ada yang tersinggung. Hahaha. Sarjana muda yang berati harus mengorbankan playtime sebanyak setahun dua tahun (tergantung seberapa muda usia kamu dikala wisuda) dibanding sarjana tepat waktu. Sarjana muda yang berati siap payung mental sebelum hujan tekanan mencari kerja dari orang-orang terdekat terutama keluarga di waktu wisudawan terlihat minim kegiatan :) Dan banyak lagi nestapa-nestapa fiktif ciptaan diri sendiri terhadap 'suatu' perspektif yang dialami.
Segitu aja sih curhatan saya. Curhatan simpel. Karena saya laki-laki, langsung ke poin utama, tidak seperti perempuan kalau sedang curhat, ceritanya penuh dengan scene-scene dramatis dan make-up story disana-sana, but i love it when a lovely women tell their stories. Hahaha jadi melenceng seperti ini, oke CU!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment